Hari ini Kamis, 12 Maret 2026, Camat Sawan I Ketut Cantyana, SP menghadiri kegiatan Semarak Karnaval Nyepi dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 yang diselenggarakan oleh Komunitas Belajar Gugus II Teratai Cendekia. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Lapangan Umum Gede Kojan, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.
Acara karnaval ini diikuti oleh berbagai lembaga pendidikan tingkat TK dan SD yang tergabung dalam Gugus II Teratai Cendekia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perbekel Desa Bebetin, Kelian Desa Pakraman Desa Bebetin, Pengawas Binaan, Kepala Sekolah masing-masing peserta.
Adapun peserta yang ikut memeriahkan karnaval antara lain TK Saraswati Lemukih, TK Widya Kumara Bebetin, TK Sembahpradnya Bebetin, SD Negeri 1 Jagaraga, SD Negeri 1 Bebetin, SD Negeri 2 Bebetin, SD Negeri 3 Bebetin, SD Negeri 4 Bebetin, dan SD Negeri 5 Bebetin. Para peserta menampilkan berbagai kreativitas dengan mengenakan busana bertema budaya Bali serta nuansa Hari Raya Nyepi.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Sawan I Ketut Cantyana, SP menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan karnaval yang melibatkan anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya daerah.
Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah, mempererat kebersamaan antar sekolah, serta membangun karakter generasi muda yang kreatif, disiplin, dan berbudaya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat rasa persaudaraan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
“Kepada seluruh peserta karnaval, khususnya anak-anak dan para siswa, saya mengucapkan selamat mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Tetap jaga ketertiban, keamanan, serta junjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan,” ujar Camat Sawan.
Atas nama Pemerintah Kecamatan Sawan, Camat Sawan juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, para guru, siswa, serta masyarakat yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan karnaval seperti ini bukan hanya menjadi sarana hiburan dan kreativitas bagi anak-anak, tetapi juga menjadi media pendidikan untuk menanamkan nilai-nilai budaya, spiritualitas, serta kebersamaan sejak usia dini. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menjaga dan melestarikan warisan budaya Bali di masa mendatang.