Hari ini Kamis, 4 Juni 2026 Kantor Camat Sawan terus berkomitmen memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat. Pada hari Kamis, 4 Juni 2026, pelayanan administrasi kependudukan berjalan dengan lancar melalui berbagai layanan pencetakan dokumen kependudukan, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta perekaman KTP elektronik.
Berdasarkan data pelayanan hari ini, jumlah persediaan keping KTP-el yang tersedia sebanyak 184 keping. Dari jumlah tersebut telah dilakukan pencetakan sebanyak 30 keping, sehingga tersisa 154 keping. Adapun rincian pencetakan KTP-el meliputi 12 cetak karena PRR (Print Ready Record), 8 cetak rusak, 5 cetak hilang, dan 5 cetak perubahan data.
Selain itu, pelayanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) berhasil melayani 8 orang masyarakat, dengan rincian asal desa yaitu Desa Lemukih sebanyak 1 orang, Desa Sudaji 2 orang, Desa Menyali 1 orang, Desa Sinabun 1 orang, Desa Sangsit 1 orang, dan Desa Bungkulan 2 orang.
Pada pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA), tersedia 73 keping KIA, dengan realisasi cetak baru sebanyak 8 keping, sehingga tersisa 65 keping.
Sementara itu, pelayanan perekaman KTP elektronik juga berjalan optimal dengan jumlah 4 orang melakukan perekaman, yang seluruhnya merupakan wajib KTP.
Camat Sawan, I Ketut Cantyana, SP, menyampaikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu pelayanan dasar yang harus terus ditingkatkan guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Kami berupaya memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan profesional kepada masyarakat. Selain pelayanan pencetakan dokumen kependudukan, kami juga terus mendorong masyarakat untuk mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis digital,” ujar Camat Sawan.
Dengan terselenggaranya pelayanan yang optimal, diharapkan kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat Kecamatan Sawan dapat terpenuhi secara efektif dan efisien serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang prima.