Selasa, 22 September 2026 Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan melalui penguatan inovasi daerah, Kasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) Sawan, Luh Rupini, S.Sos., menghadiri Rapat Evaluasi Hasil Penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 dan Strategi Pengembangan Inovasi Tahun 2027 yang bertempat di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng.
Rapat tersebut dibuka oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., serta diikuti oleh perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat se-Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Kabupaten Buleleng Tahun 2026, sekaligus mempersiapkan strategi pengembangan inovasi daerah yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan pada tahun 2027.
Dalam rapat tersebut disampaikan berbagai hal terkait hasil penginputan IID Tahun 2026 serta langkah-langkah yang perlu dipersiapkan oleh masing-masing perangkat daerah dan kecamatan dalam pengembangan inovasi ke depan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana inovasi yang telah dilaksanakan dapat didokumentasikan dan memenuhi indikator yang diperlukan dalam pengukuran Indeks Inovasi Daerah.
Paparan materi disampaikan oleh Bapak Wiksana, yang memberikan penjelasan terkait arah pengembangan inovasi daerah ke depan. Dalam pemaparannya ditekankan pentingnya membangun budaya inovasi secara berkelanjutan di lingkungan pemerintahan, sehingga inovasi tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan pemerintahan.
Ke depan, seluruh OPD dan kecamatan diharapkan memiliki dan mengembangkan inovasi sesuai dengan tugas, fungsi, serta kebutuhan pelayanan di masing-masing wilayah. Pengembangan inovasi juga diharapkan dapat diperluas hingga tingkat desa, sehingga setiap desa memiliki inovasi yang dapat mendukung peningkatan pelayanan masyarakat, efektivitas pemerintahan, maupun pengembangan potensi daerah.
Melalui rapat evaluasi ini, diharapkan seluruh perangkat daerah, kecamatan, dan desa dapat lebih mempersiapkan inovasi secara sistematis, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dokumentasi hingga penginputan data dan bukti dukung. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan tidak hanya mendukung penilaian IID, tetapi juga benar-benar memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan baik dan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem inovasi di Kabupaten Buleleng, termasuk di Kecamatan Sawan, guna mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin efektif, adaptif, dan berkelanjutan.