Hari ini Senin, 25 Mei 2026 Kasi Trantib dan Pol PP Kecamatan Sawan, Made Sutiastawa, SH menghadiri kegiatan Rapat Penanganan Penyakit Zoonosis yang dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan dan pencegahan penyakit menular dari hewan ke manusia, khususnya rabies, di Kabupaten Buleleng.
Rapat tersebut dipimpin dan disampaikan langsung oleh Analis Kebencanaan Fungsional BPBD Kabupaten Buleleng. Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula bahwa Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD beserta Kepala Bidang sedang menghadiri rapat di Denpasar sehingga pelaksanaan rapat diwakili oleh pejabat terkait.
Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai langkah darurat penanganan zoonosis yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh seluruh pihak terkait. Langkah-langkah tersebut meliputi deteksi dini terhadap potensi penyebaran penyakit, penyelamatan dan isolasi area terdampak, kesiapsiagaan medis melalui vaksinasi dan pengobatan, evakuasi korban manusia, hingga penanganan bangkai hewan guna mencegah penyebaran penyakit yang lebih luas.
Selain itu, turut disampaikan materi penanganan rabies dari Kementerian Kesehatan yang menitikberatkan pada langkah antisipasi dan pencegahan, serta penanganan pasca gigitan hewan penular rabies. Pemerintah diharapkan terus melaksanakan vaksinasi hewan peliharaan secara rutin sebagai langkah utama pencegahan penyebaran rabies di masyarakat.
Dalam rapat tersebut juga ditekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memberikan arahan dan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih memahami bahaya rabies dan mampu melakukan langkah-langkah pencegahan secara mandiri di lingkungan masing-masing.
BPBD Kabupaten Buleleng melalui Posdalops PB juga menyampaikan komitmennya untuk terus membantu dalam penerimaan informasi kebencanaan dan kejadian darurat di masyarakat. Selain itu, BPBD juga akan terus melaksanakan penanganan pertolongan darurat, kegiatan penyuluhan kepada masyarakat, hingga proses pemulihan pascabencana sebagai bagian dari tugas dan fungsi kebencanaan.
Melalui kegiatan rapat ini diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga penanganan penyakit zoonosis, khususnya rabies, dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi menjaga keselamatan serta kesehatan masyarakat Kabupaten Buleleng, khususnya di wilayah Kecamatan Sawan.