Hari ini Selasa, 21 Juli 2026 Camat Sawan I Ketut Cantyana, SP., didampingi Kasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan Sawan, Luh Rupini, S.Sos., memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan UMKM Mobile Clinic yang bertempat di Aula Kantor Camat Sawan.
Rapat ini dihadiri oleh Perbekel se-Kecamatan Sawan atau yang mewakili beserta perwakilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari masing-masing desa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha mengenai berbagai layanan pembinaan dan pendampingan yang akan diberikan melalui program UMKM Mobile Clinic.
Dalam kesempatan tersebut, hadir narasumber dari Luh Ariadi, SE, dan Hadi Setiadi, S.Sos dari Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro dan Ida Pramanasari Pidada, SE, ME, Nyoman Dhira Prayasa, S.Tp dari UPTD. Pusat Layanan Usaha Terpadu Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng yang menyampaikan materi mengenai program pembinaan UMKM, peningkatan kualitas produk, legalitas usaha, akses pembiayaan, pemasaran digital, hingga penguatan daya saing pelaku UMKM di tengah perkembangan ekonomi saat ini.
Camat Sawan, I Ketut Cantyana, SP., menyampaikan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, melalui kegiatan UMKM Mobile Clinic diharapkan para pelaku usaha dapat memperoleh layanan konsultasi dan pendampingan secara langsung sehingga mampu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usahanya.
Camat Sawan juga mengajak seluruh Perbekel untuk terus mendukung dan memfasilitasi perkembangan UMKM di wilayahnya masing-masing, sehingga potensi usaha lokal dapat terus berkembang, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Sawan.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kecamatan Sawan, Pemerintah Desa, dan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng, diharapkan program UMKM Mobile Clinic dapat menjadi wadah pembinaan yang efektif dalam menciptakan UMKM yang lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing.