Hari ini Senin, 16 Maret 2026 Plt. Kasi Sosial dan Budaya Kecamatan Sawan, Gede Mudiarsa, S.Sos, menghadiri rapat technical meeting lomba penjor yang dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan budaya. Rapat tersebut membahas berbagai ketentuan dan persiapan yang harus diperhatikan oleh para peserta lomba.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa tema lomba penjor tahun ini adalah “Bhineka Shanti Jagadhita”, yang mengandung makna persatuan dalam keberagaman untuk mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan dunia.
Adapun pelaksanaan lomba penjor hias akan dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga 12.00 WITA dengan waktu pengerjaan selama 4 jam. Setiap peserta diwajibkan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.
Beberapa ketentuan yang disampaikan dalam technical meeting di antaranya jumlah peserta dalam satu tim sebanyak 5 orang dengan mengenakan pakaian adat madya. Tinggi penjor yang dibuat ditentukan mencapai 9 meter dari atas permukaan tanah serta diwajibkan menggunakan bahan-bahan alami seperti janur, bambu, dan ron.
Selain itu, untuk bagian sampian atau jempong yang sudah jadi akan disiapkan oleh masing-masing OPD, sedangkan peralatan kerja seperti linggis, kacip, dan pisau disiapkan oleh peserta masing-masing. Berdasarkan hasil undian dan penyesuaian dengan surat undangan technical meeting, Kecamatan Sawan mendapatkan nomor peserta 31.
Panitia juga menyampaikan bahwa penjor yang telah dibuat nantinya dapat dibongkar oleh masing-masing peserta setelah H+2 dari pelaksanaan lomba.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat melestarikan nilai-nilai seni dan budaya Bali, sekaligus meningkatkan kreativitas serta partisipasi perangkat daerah dalam menjaga tradisi budaya daerah.