Hari ini Rabu, 12 Agustus 2026 Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sawan mengikuti Pelatihan Bina Posyandu Peningkatan Kapasitas yang bertempat di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali, pada tanggal 10 sampai dengan 12 Agustus 2026.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kapasitas kader dan pengelola Posyandu dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti oleh 119 peserta.
Dalam pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengertian Posyandu dan konsep Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), termasuk pemahaman mengenai pelaksanaan Posyandu sebelum transformasi dan Posyandu setelah transformasi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembahasan mengenai tugas-tugas Posyandu yang mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu: Bidang Sosial, berkaitan dengan pelayanan dan pemberdayaan sosial masyarakat, Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), terkait penguatan pemberdayaan serta pembangunan masyarakat desa, Bidang Kesehatan, meliputi pelayanan dan upaya peningkatan kesehatan masyarakat, Bidang Pendidikan, berkaitan dengan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), termasuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar dan sarana prasarana masyarakat, Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantiblinmas), berkaitan dengan terciptanya ketenteraman, ketertiban, serta perlindungan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, diharapkan TP PKK Kecamatan Sawan dan seluruh peserta dapat semakin memahami peran strategis Posyandu setelah transformasi, tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga sebagai wadah pelayanan masyarakat yang terintegrasi dalam berbagai bidang SPM.
Kegiatan selama tiga hari ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola Posyandu sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, terpadu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.