(0362) 21746
camatsawan50@gmail.com
Kecamatan Sawan

Kecamatan Sawan Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau Melalui Rakor BPBD Kabupaten Buleleng

Admin sawan | 14 Juli 2026 | 35 kali

Hari ini Selasa, 14 Juli 2026 Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) dan Pol PP Kecamatan Sawan, I Made Sutiastawa, S.H., bersama staf menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau Tahun 2026 yang bertempat di Aula Kantor BPBD Kabupaten Buleleng.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, SP., dan dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah serta instansi terkait dalam rangka memperkuat sinergi dan kesiapan menghadapi potensi dampak musim kemarau di wilayah Kabupaten Buleleng.

Dalam rapat dibahas berbagai langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau, di antaranya potensi kekeringan, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan, serta dampaknya terhadap sektor pertanian. Selain itu, dibahas pula kesiapan sumber daya, personel, sarana dan prasarana masing-masing instansi serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam upaya mitigasi, pencegahan, dan penanganan kondisi darurat.

Hasil rapat menyepakati agar seluruh instansi meningkatkan kesiapsiagaan sesuai dengan tugas dan kewenangannya. BPBD Kabupaten Buleleng akan mengoordinasikan pemantauan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan. Dinas terkait juga melakukan inventarisasi ketersediaan sumber air serta menyiapkan langkah antisipasi pendistribusian air bersih apabila diperlukan.

Kecamatan bersama pemerintah desa diharapkan meningkatkan pemantauan kondisi wilayah serta segera melaporkan potensi kejadian kepada BPBD Kabupaten Buleleng. Dukungan dari TNI, Polri, PMI, dan instansi terkait juga terus diperkuat dalam rangka penanganan keadaan darurat apabila terjadi bencana akibat musim kemarau.

Dalam penyampaian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng, untuk wilayah Kecamatan Sawan dilaporkan bahwa di Subak Bebengan, Desa Bebetin, telah terjadi kekeringan lahan pertanian seluas kurang lebih 1 hektare. Kondisi tersebut masih dalam kategori ringan dan telah dilakukan langkah antisipasi sehingga dapat tertangani.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat terkait penghematan penggunaan air, pencegahan kebakaran lahan, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau akan terus dilakukan. Masing-masing instansi juga diminta menyusun rencana aksi kesiapsiagaan serta melaksanakan pemantauan berkala terhadap kondisi cuaca, debit sumber air, dan wilayah yang rawan terjadi bencana.

Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Buleleng akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Dari BPBD Provinsi Bali juga disampaikan agar kebutuhan tandon air di masing-masing desa dapat diusulkan melalui anggaran tahun berikutnya sebagai upaya mendukung ketersediaan air saat kondisi darurat.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait semakin siap dan solid dalam menghadapi musim kemarau tahun 2026, sehingga dampak kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Buleleng dapat diminimalkan melalui langkah mitigasi dan kesiapsiagaan yang terpadu.