Setelah berlangsung meriah selama tiga hari penuh, pelaksanaan Sawan Festival Tahun 2026 akhirnya resmi ditutup oleh Camat Sawan, I Ketut Cantyana, SP pada Minggu malam, 24 Mei 2026. Penutupan festival yang dipusatkan di kawasan Pantai Desa Kerobokan tersebut berlangsung semarak, dipadati masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Sawan yang antusias mengikuti rangkaian acara hingga malam penutupan.
Dalam sambutannya, Camat Sawan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Sawan Festival 2026 sejak hari pembukaan pada 22 Mei hingga penutupan pada 24 Mei 2026. Menurutnya, keberhasilan festival ini merupakan hasil kerja sama, gotong royong, serta semangat kebersamaan seluruh masyarakat Kecamatan Sawan.
Secara khusus, Camat Sawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran keamanan yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung, yakni Kapolsek Sawan serta Danramil 1609-09 Sawan beserta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan festival.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada seluruh perbekel se-Kecamatan Sawan, para Kelian Desa Adat, kepala sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kecamatan Sawan yang telah mendukung dan ikut berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan festival. Tidak lupa pula, ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh sponsor, panitia, pelaku UMKM, seniman, peserta lomba, dan masyarakat Kecamatan Sawan yang telah bersama-sama menyukseskan festival tahunan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Camat Sawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama pelaksanaan Sawan Festival 2026 masih terdapat berbagai kekurangan.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Sawan mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan Sawan Festival 2026 masih terdapat kekurangan-kekurangan. Namun kami berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan positif seperti ini terus terjaga dan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang,” ujar Camat Sawan dalam sambutannya.
Sebelum acara penutupan resmi dilaksanakan, malam puncak Sawan Festival 2026 terlebih dahulu diisi dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang berhasil memukau para penonton. Salah satu kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat adalah Lomba Kidung antar SMP se-Kecamatan Sawan yang menampilkan kemampuan generasi muda dalam melestarikan seni dan budaya Bali melalui tembang tradisional.
Suasana semakin meriah dengan penampilan musik ansambel dari SMP Negeri 1 Sawan yang tampil energik dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah digelar selama festival juga menjadi bagian penting dalam malam penutupan tersebut. Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, semangat, dan partisipasi mereka dalam memeriahkan festival.
Puncak kemeriahan malam penutupan semakin terasa saat digelarnya pertunjukan Gong Angklung Mebarung antara Desa Lemukih dan Desa Jagaraga. Penampilan dua kelompok seni tersebut menghadirkan nuansa budaya Bali yang kental dan memukau para penonton yang memenuhi area festival.
Sebagai hiburan penutup, masyarakat juga disuguhkan penampilan artis Bali Pompi yang berhasil membakar semangat penonton dengan lagu-lagu populernya. Suasana semakin semarak dengan penampilan Band Lokal Sendari yang menutup rangkaian Sawan Festival 2026 dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan.
Dengan berakhirnya Sawan Festival 2026, diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi wadah pelestarian seni, budaya, kreativitas masyarakat, sekaligus menjadi ajang mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh masyarakat Kecamatan Sawan.