Hari ini Kamis, 22 Januari 2026 Pemerintah Kecamatan Sawan menggelar Rapat Focus Group Discussion (FGD) terkait identifikasi risiko strategis sebagai tindak lanjut Rencana Aksi (Action Plan) atas rekomendasi Inspektorat Daerah Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi hasil laporan penjaminan kualitas Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi pada Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Rapat FGD tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) di lingkungan Kecamatan Sawan. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Camat Sawan, Gde Agus Ngurah Suryawan, S.Sos, yang didampingi oleh Kasubag Perencanaan, Gede Mudiarsa, S.Sos.
Dalam sambutannya, Sekcam Sawan menyampaikan bahwa FGD ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta penguatan pengendalian intern di tingkat kecamatan. Sekcam Sawan menekankan pentingnya pemahaman bersama terhadap risiko-risiko strategis yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan organisasi, serta perlunya komitmen seluruh perangkat kecamatan dalam menindaklanjuti rekomendasi Inspektorat Daerah secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kasubag Perencanaan Gede Mudiarsa, S.Sos menjelaskan bahwa penyusunan dan pelaksanaan Action Plan merupakan langkah konkret dalam menjawab rekomendasi hasil penjaminan kualitas maturitas SPIP. Melalui FGD ini, diharapkan setiap unit kerja mampu mengidentifikasi risiko secara tepat, menetapkan langkah mitigasi yang efektif, serta mengintegrasikannya dalam perencanaan dan pelaksanaan program kerja.
Kegiatan FGD berlangsung secara interaktif dengan pembahasan mendalam terkait identifikasi risiko strategis, penentuan prioritas risiko, serta evaluasi rencana aksi yang telah dan akan dilaksanakan. Hasil dari FGD ini diharapkan dapat memperkuat penerapan SPIP Terintegrasi di Kecamatan Sawan, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada kinerja.